Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

15 TIPE PESERTA WEBINAR: PADA TIPE MANAKAH ANDA ?


15 TIPE PESERTA WEBINAR: PADA TIPE MANAKAH ANDA ?

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Pada kesempatan ini saya sedikit berbagi tulisan tentang beberapa tipe peserta yang webinar. Sejak adanya pandemi Covid-19 semakin banyak pula Institusi atau organisasi adakan webinar sehingga tidak menghalangi bagi kami yang ingin mecari ilmu dengan cara webinar. Webinar merupakan singkatan web seminar (seminar online) yang  dilakukan melalui situs web atau aplikasi berbasis internet. Namun selama pelaksanaan webinar ada beberapa tipe peserta yang unik menurut saya. berikut 15 tipe peserta webinar versi #Qasim.

1.     Tipe Pencari Ilmu dan E-Sertifikat



Tipe pertama ini, peserta webinar betul-betul ingin mencari ilmu dari materi yang disampaikan oleh narasumber sehingga menyimak dengan baik dan mengikuti sampai akhir acara. Meski akhirnya ia kehabisan kuota. Menurutnya tidak menjadi masalah yang penting dapat ilmunya, jika ada sertifikat Alhamdulillah.

2.     Tipe Pejuang E-Sertifikat



Sebagian diantara kita hanya mengejar sertifikatnya kebanding materi yang disampaikan oleh narasumbernya. Mungkin saja ini terjadi karena ia hanya butuh sertifikat untuk pengurusan tertentu. Sehingga ia tidak terlalu fokus kepada materi webinar berlangsung. Saran dari penulis agar tetap mengutamakan ilmunya yah supaya berkah.

3.     Tipe Hanya Absen Lalu Pergi



Bukan cuma di dunia asmara yang terjadi peristiwa hanya datang dan pergi. Webinar pun sering terjadi, mungkin karena kesibukan atau ada hal lain. Ada sebagian peserta yang hanya muncul ketika sudah waktunya absen awal atau mendekati absen akhir. Hmmm ada kah ?  yups ada . Tipe ini banyak kemungkinan faktor sehingga terkendala ia tidak mengikuti webinarnya hmm bisa dimaklumi. Namun ada juga yang memang hanya mengincar link absen kehadiran awal dan link kehadiran akhirnya. Ia hanya menunggu link absen kehadiran yang dibagikan dalam grup WA oleh temannya kemudian setelah isi absen, kembali lagi lanjut rebahan atau bahkan sampai ketiduran. Biasa pula kita temukan dengan percaya dirinya bertanya di grup “maaf tadi saya ketiduran apakah sudah ada link absen akhir” ? . hehe ada kan tipe bgini ? Hmm cukuplah perasaan ditinggal pergi, Webinar jangan.

4.     Tipe Pencari Webinar Gratis


Selama ini banyak wabinar yang diselenggarakan secara online dan bebas biasa atau gratis adapula diantaranya berbayar meskipun biayanya tidak seberapa itupun diperuntukkan biaya webinar untuk donasi kemanusiaan. Dalam kondisi ini, ada pula tipe peserta yang berada pada tipe pencari Anu Gratis (ANUGRA) ia langsung mengabaikan atau tidak berminat mengikuti kalau sudah melihat brosur atau pesan singkat info webinar tertera angka nominal rupiah biayanya. Hmm mau tertawa tapi takut dosa.

5.     Tipe Live Streaming (Youtube)


Banyak media yang digunakan dalam webinar, ada Zoom Cloud Meeting, google Meet, Skype, Google Hangouts atau via Live Streaming (Youtube) dan lain-lain. Nah sebagian ada tipe peserta yang hanya mengincar webinar yang ada Live Streaming Youtubenya. Saya tanya kenapa lebih memilih yang ada Live Streaming youtubenya. Salah satu jawaban dari mereka yakni irit di kuota. Kalau sudah mulai webinarnya kan bisa di pause sementara nanti menjelang akhir acara baru di putar kembali hehe ungkapnya salah satu peserta webinar Live Streaming (Youtube).

6. Tipe Suka Pamer

Ada sebagian peserta berada pada tipe ini. Niatnya mungkin untuk mempublikasikan kepada temannya, namun lama kalamaan publikasinya terlalu berlebihihan hingga mengarah ke bentuk pamer.  Intinya segala sesuatu rangkaian acara webinar dipamer melulu hehe ups jangan ribut nanti ada yang merasa.

7.     Tipe Stalking Peserta Webinar

Saat webinar, selama ini peserta  saling tatap muka antara peserta dengan peserta lain meskipun secara online. Sebagian peserta webinar yaitu hobby stalking atau kepo dengan foto profil atau bahkan video dari peserta yang sedang mengikuti webinar. Selain itu bagi  webinar biasanya terdapat via  Grup WhatsApp nya, disini lah ada tipe peserta kadang chat pribadi peserta. Awalnya sih hanya basa-basi bertanya seputar seminar yang belangsung . Lama kelamaan ehh langsung ungkapkan perasaan heheh (jadian). Oya ada diantara peserta yang berawal kenalan di webinar hingga sampai ada yang berjodoh. Asyik ada asmara berawal dari stalking peserta webinar. Hmm saya sarankan berhati-hati stalking peserta nanti salah sasaran.

8.     Tipe Sering Ketinggalan Isi link Absen/Kehadiran



Ada saja tipe satu ini yaitu seringnya peserta lupa isi link absen saat acara berlangsung atau bahkan saat menjelang berakhirnya webinar. Padahal panitia sudah menginformasikan di awal webinar bahwa link absen merupakan bukti keikutsertaan peserta. Mungkin banyak fakator apalagi ibu-ibu yang seibuk memasak di dapur, sibuk ngurusin anak-anaknya selama Work Frome Home (WFH) atau lagi keasyikan chat sama seseorang akhirnya kelupaan isi absen kehadiran atau lagi dan lagi dia tertidur.

9.     Tipe Banyak Tanya

Tipe banyak tanya, tipe ini peserta bukan bertanya pada materi seminar. Namun ia bertanya ke grup bagaimana caranya isi asben? kenapa saya tidak bisa terbuka linknya? Intinya hal sedikit ditanyakan lagi. Hmm padahal dia belum baca peraturannya langsung bertanya, atau dia kehabisan kuota internet akhirnya terkendala sehingga keseringan bertanya akhirnya mengganggu peserta webinar lainnya. Hmm yang ini nih kadang menguji kesabaran.

10.   Tipe Calo (Perantara)



Nah kalau tipe ini agak berbeda, dikarenakan peserta hanya didaftarkan atau diwakili oleh orang lain dalam acara webinar. Hasilnya bisa jadi si calo mendapatkan kiriman pulsa sedangkan yang diuruskan mengambil sertifikatnya, ada juga si calo cuma  dapat  ucapan terima kasih. Hmm “Maksudku saya itu yang dibantu daftarkan webinar yaa belikan tawwa pulsa atau kouta internet”  hehe.

11.   Tipe Sering Nitip

Tipe seperti ini peserta webinar biasa tuh keciduk di grup WA masing-masing. “Hay Gays minta tolong ya nanti kalau ada link absen titip ya absenkan saya nanti saya kasi biodata saya” Hmm awas nanti jadi spesialis titipan, sekalian aja perasaannya juga dititipkan.

12.  Tipe Gosip/Ngebully



Tipe ini sering terjadi,  ada sebagian peserta webinar yang  iseng memotret hal unik yang terdapat pada webinar online, apakah dia foto peserta lain, narasumber atau hal lainnya kemudian mengirimkan ke grup WhatsApp mereka. Nah disitulah terjadi gosip atau bahkan bully hingga tidak fokus pada webinar berlangsung. Awas gosipin orang dalam grup nanti kena Azab.

13.  Tipe TerUpdate



Ada sebagian peserta yang berada pada tipe ini, kita baru masuk di ruang zoominar eh dianya sudah bagikan link kehadiran. (kaya’ dia punya orang dalam hehe) Selain itu, dia rajin banget bagikan info atau brosur seputar webinar di berbagai daerah. Lanjut, dia juga lebih aktif bagikan link webinar baik melalui chat pribadi maupun lewat grup. Tidak berhenti sampai disitu, dia juga aktif mencari dan membagikan link e-sertifikat webinar yang telah diikuti bersama. “saya benget” hmm bercanda.

Tipe ini kemungkinan ada yang mengalaminya. Mungkin sambil memasak sambil nyimak materi webinar, sambil ngurusin anak yang menagis ataukah sementara di kantor, di pasar, di rumah sakit , di dalam mobil sambil nyimak atau mendengar materi webinar yang sementara berlangsung tentu bisa saja. Selama tidak mengabaikan materi yang disampaikan narasumber.

15.       Tipe ScreenStory/ IsntaStory



Saat materi berlangsung, sebagian yang berada pada tipe ini akan menscreenshot atau memfoto langsung materi yang tertera pada layar monitornya. Setelah itu dia menjadikannya story WhatsApp atau instagstory di instgaram atau media sosial lainnya dengan kata-kata bijak atau caption yang diungkapkan oleh narasumber.

Itulah beberapa tipe peserta webinar. Semoga Ilmu yang diperoleh selama mengikuti webinar bermanfaat aamiin.


11 Juni 2020
Muhammad Qasim

Inilah Beberapa Tipe Pembimbing Skripsi,Tipe yang Mana Pernah Anda Dapatkan?


Inilah Beberapa Tipe Pembimbing Skripsi, Tipe  yang Mana Pernah Anda Dapatkan?



Pengalaman sebagai mahasiswa khususnya mahasiswa tingkat akhir tentu akan dihadapkan dengan tugas akhir atau disebut skripsi. Nah bagi kamu yang akan atau sementara mengerjakan skripsi anda wajib mengetahui beberapa tipe pembimbing skripsi, tipe mana yang kamu alami. Dan bagi kamu yang telah menegrjakan skripsi kira-kira tipe mana anda alami saat itu, apakah tipe yang bikin kesabaran anda teruji, buat anda bawa perasan atau yang versi gaib.
Berikut beberapa tipe pembimbing skripsi yang harus anda ketahui  sebagai mahasiswa tingkat akhir.

1.Tipe Perhatian
Tipee yang pertama perhatian, tipe ini sangat diidamkan kepada mahasiswa karena begitu perhatiannya, ia terkadang mengingatkan anak bimbingannya untuk konsultasi, membuatkan grup tersendiri kepada anak bimbingan mereka sehingga komunikasinya lancar dan beliau paling semangat bantuin kamu ngerjain skripsi. Aduuh tipe ini idaman banget pada mahsiswa.

2.Tipe Perfeksionis
Tipe sebelumnya perhatian, pada tipe ini hampir sama dengan perhatian cuma ia lebih pereksionis banyak saran serta masukan kepada skripsi anda agar skripsi anda semakin bagus. Pokoknya tipe ini mahasiswa harus teliti ya, biar satu kata atau huruf kadang ia temukan. Bagi anda mendapatkan seperti ini anda harusnya bersyukur berarti anda akan diarahkan supaya betul-betul berproses.

3.Tipe Simpel
Sebagian besar mahasiswa menyukai pula dengan tipe ini, beliau terkadang tidak mau disusahkan dengan keseringan mahasiswa yang konsul dan sebagainya, ia cuma berkata apa sudah dikerjakan perbaikan saya sebelumya, Jawab mahasiswa ia pak sudah.  Pem,bimbing kembali menjawab Ok saya ACC bisa naik ujian. Bahkan saking simpelnya dia hanya menerima skripsi anda kirim lewat email, namun mahasiswa pun harus teliti dengan skripsi anda ketika kondisi seperti ini. Karena ketika anda juga ikut simpel berarti prosesnya hanya berlalu.

4.Tipe Super Sibuk
Wah tipe yang satu ini pembimbing skripsi  anda super sibuk entahlah karena apa, tiap anda hubungi jawabnnya maaf dek saya lagi di luar kota, udah janjian dan mahasiswa menunggu malah dicancel. Ditunggu berjam-jam eh bimbingannya cuma 5 menit, ditunggu berjam-jam eh ia tidak muncul karena begitu banyak kseibukan yang ia lalui. Tipe ini kadang menguji kesabaran mahsiswa, sabar ya.

5.Tipe Pembela
Saat anda bimbingan bisa saja pembimbing anda terlihat killer, memarahi anda, sehingga anggapan anda akan stress nanti saat ujian, tapi kenyataannya malah ia yang membela anda disaat diskusi setelah ujian, akhirnya bukan mahasiswa yang menjawab pertanyaan penguji tapi pembimbing bahkan pembimbing yang berdebat dengan penguji. Kondisi ini anda sebagai mashsiswa jangan terlena anda tetap menguasai skripsi anda.

6.Tipe Pelupa
Saat anda bimbingan ataukah telah kontrak waktu, eh ternyata dia lupa. Bukan cuma sekali atau duakali tapi menjadi keseringan. Bahkan sampai ada lupa dengan anak bimbingannya sendiri. Tapi ya namanya manusia kadang tak lepas dari rasa khilaf. Jadi tak ada salahnya mahasiswa sering-sering megingatkan .

7.Tipe Gaul
Tipe yang satu ini berbeda dengan lannya, yaa kadang proses bimbingannya di warung kopi, cafe ataupun di taman-taman mungkin beliau tidak ingin kamu stress akhirnya membawa kamu ke susasna yang berbeba heheh.

8.Tipe Lain saa Konsultasi Lain Saat Ujian
Saat proses bimbingan berlangsung terlihat bijak dan harus diterima sarannya tapi pas saat ujian ehh malah dia membantai anda di depan penguji nah kalau begini anda harus berhati-hati dan betul-betul anda harus menguasai skripsi anda. Karena pada dasarnya kembali lagi ke anda, karena paling sedikit pembimbing atau penguji merasa salah hehe.

9.Tipe Ikut-ikutan
Sebagian mahasiswa mengalami tipe ini saat konsul skripsi . Mahasiswa ditanya sama pembimbingnya, bagaimana apakah sudah ACC di pembimbing satunya atau penguji ? Begitu ACC dari pembimbing/atau penguji, diapun langsung meng ACC tapi jika belum ACC diapun belum ACC. Jadi ketika anda mendapati kondisi seperti ini, ya datang saja ke dia disaat semuanya telah ACC dari pembimbing sebelumnya.

10.Tipe Pilih Kasih
Tipe ini pun terjadi pilih kasih, ya mungkin karena sang mahasiswa si A nampak cerdas atau sebaliknya atau terdapat hal tertentu sehingga mengistimewakan si A dibandingkan dengan teman lainnya. Alhasil si A konsultasi berjalan dengan santai dan  lancar, begitu dengan teman lainnya wow dikupas tuntas sampai detail-detailnya hehe Jadi anda harus pintar-pintar cari meoment dan kondisi saat konsul supaya semuanya berjalan lancar.

11.Tipe yang Plin-Plan
Tipe ini kadang mahsiswa dibikin ngelus dada hehe karena hari ini bilang A dan sarannya masukkan ini dan itu pada skripsi anda, tiba esok hari atau dekat ujian eh tiba-tiba bilang B atau ganti ini dan itu tidak sesuai katanya.

12.Tipe Genit
Tidak cuma dosen pembimbing pria tapi dosen pembimbing wanita juga ada. Tipe pembimbing  yang akan sangat welcome dan kooperatif jika mahasiswa atau mahasiswi bimbingannya memiliki rupa yang menawan.Bahkan sampai dia yang mentraktir mahasiswanya ketika ia dapat sanjungan atau pujian dari mahasiswanya.

13.Tipe Gaib
Tipe ini beda dengan super sibuk ya, kalau tipe gaib nih anda sudah janjian atau anda dekat mau ujian, tiba-tiba susah dihubungi bahkan tidak ada kabar. Kebayangkan ketika anda dekat ujian tiba-tiba menghilang tanpa alasan. Setelah itu disaat anda perlu sekali dengan bimbingannya lagi dan lagi susah ditemui. Tapi begitu anda tidak ada keperluan sama dia giliran dia selalu muncul di halaman kampus bahkan sering muncul di sosial media. Gaib kan heheh

14.Tipe  Pemikiran Dia
Nah kalau tipe ini, pembimbing anda selalu menyarankan memasukkan apa ide dari dia intinya apa yang ada dipikiran dia, mau punya banyak terorinya ataupun sedikit  bahkan tidak ada teori yang mendukungnnya, intinya apapun dipikirannya dan dia bilang masukkan ini dan itu, yaa mahasiswa harus berbuat apa.

15.Tipe Sambil Menyelam Minum Air
Tipe seperti ini ada loh, maksudnya ketika pembimbing anda pebisnis atau mempunyai job lain, kadang ia menjadikan anda sebagian dalam kegiatannya apakah harus jadi peserta ataukah ikut membantu dalam kegiatannya sehingga anda double job dalam menjalankan skripsi hehe asyik. Yang penting tidak ada saling merugikan ya.

16. Tipe Minta bunga-bunga
Karena kondisi saat ini maraknya tanaman bunga hias, ada pula sebagain pembimbing menafaatkan mahasiswa untuk membawa bunga-bunga ataukah pot bunga saat ingin ditemui. Apakah bunga tersebut disimpan di rumah pembimbing/ tempat usahanya.

Itulah beberapa tipe pembimbing skripsi, jadi bagi anda khususnya mahsiswa tingkat akhir harusnya memahami tipe pembimbing anda sehingga anda bisa mengatur waktu, keuangan dan lainnya sehingga skripsi anda berjalan sesuai dengan target yang anda tentukan.


Muhammad Qasim
23 April 2019

Inilah Kue Tradisional Nennu Nennu dari Soppeng di Indosiar

Inilah Kue Tradisional Nennu Nennu dari Soppeng di Indosiar



Kuliner Nusantara khas Provinsi Sulawesi Selatan di Indosiar



Berbicara tentang kue tradisional daerah di Sulawesi Selatan. Ada satu kue yang sampai saat ini masih tetap diminati oleh masyarakat Bugis yaitu kue nennu-nennu. Kue tersebut merupakan kue khas dari kabupaten Soppeng. Seperti yang telah diperkenalkan oleh Bapak Wakil Bupati Soppeng di acara Liga Dangdut Indonesia  28 Februari 2018. Dan dinas pariwisata Kabupaten Wajo setelah penampilan peserta perwakilan dari Soppeng yaitu Selfi. Bapak wakil bupati Soppeng menyebutkan bahwa kue Nennu nennu merupakan kue khas dari kabupaten Soppeng yang sering dihidangkan saat ada pertemuan konglomerat jaman dahulu ataupun saat ada tamu daerah atau acara syukuran. Sampai saat ini kue nennu nennu masih banyak diminati oleh masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Soppeng.

Bapak wakil Bupati Soppeng

Kue Nennu-nennu lainnnya biasa terasa kering, namun kue nennu-nennu dari Soppeng berbeda dari yang lainnya. Kue ini berbentuk serabut-serabut yang terbuat dari bahan dasar tepung beras ketan dan gula merah tentu rasanya manis. Saat kuenya dipotong atau saat digigit akan terasa getah gula merahnya yang begitu nikmat dan renyah, saat dipotong terlihat gula merahnya meleleh diantara serabut-serabut pada kue nennu nennu tersebut. Inilah yang menjadi ciri khas karena biasa ditempat lain bentuknya kering namun Nennu Nennu di Soppeng terasa renyah dan gula merahnya terasa seperti meleleh.

Sehingga dengan rasa dan ciri khasnya membuat kue ini banyak diminati sampai sekarang. Bukan tidak hanya di daerah Soppeng, kue tesebut pun banyak dipesan oleh Kabupaten lain serta di luar dari provinsi Sulawesi Selatan. Kue Nennu-nennu juga sangat baik dijadikan oleh-oleh, karena  kue ini tetap baik meskipun sampai berminggu-minggu apalagi penyimapannya di dalam kulkas akan lebih awet.


Sekali lagi terima kasih kepada Bapak Wakil bupati Soppeng serta dinas Pariwisata kabupaten Wajo telah memperkenalkan kue tradisonal nennu nennu khas Soppeng Sulawesi Selatan di Indosiar. Bagi yang ingin mencobabanya silahkan langsung ke Soppeng tepatnya di Welonge, Desa Laringgi Kec Marioriawa Kabupaten Soppeng atas nama Nennu Nennu Fatimah. @Ayo ke Soppeng.


Welonge, 28 Februari 2018

35 KATA LUCU DARI FILM DILAN 1990

35 KATA LUCU DARI FILM DILAN 1990



Akhir-akhir ini pengguna sosial media telah dilanda rindu setelah film Dilan 1990. Sejak mereka yang selesai menonton film Dilan 1990 yang tayang di bioskop mulai 25 Januari 2018 beberapa diantaranya langsung membuat status “Rindu itu berat, kamu takkan kuat, biar aku saja”.  Mungkin anda salah satu diantaranya, hehe. Kalimat rindu tersebut kemudian beberapa orang  merubahnya sehingga terbentuk berbagai meme  atau 
dengan kata-kata yang terkadang bikin baper, lucu dan kocak .
Sebelum saya lanjut saya ingin sampikan ke Dilan, bisa gak kita tukaran hati dan perasaan, supaya saya bisa merasakan rindumu yang berat itu bagaimana sih beratnya hehe. Berikut ini saya sempat kumpulkan dari beberapa status teman-teman di media social  ataupun saya pribadi mengalaminya. Sebagai berikut:

1.      Edisi dijodohkan
Dilan, bukan rindu yang berat. tapi saya dijodohkan dan saya tidak mencintainya

2.      Edisi Mamanya Milea.
Sampaikan ke Mamanya Dilan, Jangan cuma bilang gombal Jangan rindu karena itu berat, Tapi coba donk ke rumahnya Miela.

3.      Edisi Silariang
Sampaikan ke mamanya Dilan, yang berat di Sulawesi bukan rindu tapi kalau anak kami Silariang

4.      Masih edisi uang Panai
Sampaikan ke Dilan suruh jalan-jalan ke Sulawesi  biar dia tahu yang berat itu bukan rindu, tapi uang Panai’

5.      Edisi Tidak pernah bertemu
Bilang sama Dilan yang berat itu bukan rindu, tapi kita sekampung tapi tidak pernah ketemuan.

6.      Edisi mengajak berhijab
Milea kamu cantik, tapi kamu lebih cantik lagi kalau berhijab

7.      Fans Qasim
Dilan, Aku Gak mau fans aku ke kamu,  itu berat cukup aku saja

8.      Jangan Nganggur
Jangan nganggur. Ini berat, kau takkan kuat biar aku saja

Edisi Berat dalam beban hidup atau berat di Badan
9.      “Bilang sama Dilan, yang berat itu bukan rindu, tapi beban hidup kamu”
10.  “Bilang ke Dilan, Yang berat itu nurunin berat bdan, bukan rindu”
11.  “Dilan, yang berat itu menurunkan berat badan bukan rindu”
12.  “Jangan makan, nanti kamu berat. Biar Aku saja”
13.  “Bukan rindu yang berat, tapi berat badan kamu”

Edisi Menasihati
14.  “Bilang sama Dilan, yang berat itu Fitnah kamu gak kuat, aku juga”
15.  “Jangan Maksiat dosanya berat kamu gak kuat, aku juga”

Edisi Nyusun Skripsi
16.  “Bilang sama Dilan yah. Berat itu bukan rindu tapi bikin skripsi”
17.  “Oh Dilan berat itu bukan soal Rindu tapi soal kapan ACC  Ujian Sidang sama pembimbing”

18.  Menjaga pandangan
Dilan, yang berat itu bukan rindu tapi menjaga pandanganku

19.  Edisi saling menjaga
Dilan, Bukan rindu yang berat tapi menjaga dia sampai Halal

20.  Edisi ditolak
Yang berat itu bukan rindu, tapi ditolak cewek yang sama berkali kali

Edisi Tak dianggap
21.  “Yang berat itu udah berjuang mati-matian tapi tidak dianggap rindu”

22.  “Berat itu bukan soal rindu, tapi yang dirindukan tidak merindukan saya”

23.  “Bukan rindu yang berat, tapi kita sudah chat dia panjang-panjang tapi dia cuma bals “Oh”.

24.  Tabrak tiang Listrik
 Dilan, Jangan Tabrak tiang listrik kamu gak kuat, biar aku saja.


25.  Telfonan sama Qasim.
Hallo Qasim malam ini ayo jalan Yuuk
“Qasim” =  Tidak usah jalan itu berat, biar aku saja yang datang  ke Orang tua
kamu.

26.  Saya berat
Jangagan rindu sama saya, saya berat. cari yang lain saja

27.  Edisi Traktiran
Jangan minta traktir lagi ya itu berat, cukup sekali saja

28.  Edisi setengah cinta
Milea. Kamu cantik, tapi kamu tidak mencintaiku.

29.  Edisi Jomlo
Jangan jomlo bro itu berat, cukup aku saja yang jomlo

30.  Edisi belum Move On
Bilang sama Dilan yang berat itu bukan rindu tapi Move on

31.  Edisi menagih Utang
Milea kamu cantik tapi kamu belum bayar utang saya

32.  Edisi Politik
Dilan Jangan pilih dia berat, cukup aku saja yang sudah dijanji palsu

33.  Edisi menyontek saat ujian
Jangan menyontek saat ujian karena dosanya berat, kamu gak sanggup aku juga

34.  Edisi Kilo Gram
Sampaikan ke Dilan, berapa Kilo gram rindunya sampai-sampai terasa berat.

Terakhir yaa

35.  Sampaikan ke Dilan untuk disampaikan ke Milea bahwa cukuplah saya rindu, Dilan Jangan. Hahahahah

Sekian dan terima kasih . Jika ada salah mohon dimaafkan  SEMOGA TETAP ADA RINDU DIANTARA KITA WALAUPUN ITU BERAT.